sweetcow

Posts Tagged ‘review’

5 cm

In Isi lemari si sapi on Agustus 24, 2009 at 9:02 am

“Setiap kamu punya mimpi atau keinginan atau cita-cita, kamu taruh disini, didepan kening kamu… jangan menempel. Biarkan..”

“Dia…”

“Menggantung…”

“Mengambang…”

“5 centimeter… didepan kening kamu…”

“Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu…”

Filosofi yang menarik, yang diungkapkan oleh lima orang sahabat karib, Genta, Riani, Zafran, Arial dan Ian. Lima orang ajaib yang punya julukan “Power Rangers” ini adalah sahabat semenjak mereka SMA. Kemana-mana berlima, malakukan apapun berlima..tak terpisahkan. Mereka yang bersama-sama bertumbuh dan berkembang, bersama-sama belajar mengenal dunia, bersama-sama berusaha untuk menjadi yang terbaik untuk satu sama lain.

Mereka yang punya hobi mengeksekusi segala hal yang tidak mungkin dan mencoba segala hal adalah generasi muda penerus bangsa ini. Mereka yang setelah nongkrong di kafe terkenal di Jakarta, lansung nonton layar tancep, adalah pejuang-pejuang reformasi. Kebersamaan mereka adalah segalanya untuk mereka.

Hingga suatu saat mereka mengalami kebosanan dalam ruang persahabatan mereka, mereka merasa sudah tidak ada yang menarik lagi yang bisa dibahas diantara mereka. Mereka merasa sudah ‘garing’. Akhirnya mereka memutuskan untuk tidak saling berhubungan satu sama lain dalam beberapa waktu. Mencoba menjalani hidup masing-masing dan benar-benar menjadi diri masing-masing yang seutuhnya. Dan dalam masa-masa inilah mereka belajar banyak hal  yang membuat mereka berbeda dari sebelumnya, membuat hati mereka lebih kaya dari sebelumnya.

Setelah tiga bulan, akhirnya mereka memutuskan untuk bertemu kembali. Melepaskan rindu yang telah mereka rasakan selama tiga bulan. Mereka memutuskan mengadakan perjalanan untuk merayakan kembali pertemuan mereka. Perjalanan dan petualangan yang penuh dengan mimpi, keyakinan, harapan, cita-cita dan cinta.

Perjalanan yang benar-benar  tak akan mereka lupakan sepanjang hidup mereka.

Perjuangan, rasa lelah, keputusasaan, keteguhan, harapan, kebersamaan, keyakinan, cinta dan kepedulian mereka telah diuji dalam perjalanan ini. Segalanya terungkap disini, rasa cinta yang selama ini tak berani untuk diungkapkan akhirnya terungkap dalam perjalanan ini.

Perjalanan yang benar-benar mengubah mereka menjdi manusia yang sesungguhnya, bukan hanya seonggok daging yang bisa berbicara, berjalan dan punya nama.

Perjalanan yang menjadikan mereka melihat segala sesuatu dari sisi yang berbeda, yang menguatkan keteguhan hati mereka, dan yang membuat mereka semakin mencinta tanah ini, dan bumi Indonesia ini. Bumi dimana mereka dilahirkan.bumi yang telah membesarkan mereka dan memberi mereka minum. Bumi yang memberikan pelukan hangatnya saat mereka kedinginan dan bumi yang membuat mata mereka berurai air mata karena keindahannya.

Perjalanan yang semakin mengeratkan persahabatan mereka dan yang semakin membuat mereka lebih berpasrah dan iklas akan rencana-rencana Tuhan yang selalu memberikan kebebasan kepada kita untuk memilih, untuk menjadi baik atau buruk.

Dan perjalanan ini juga sebagai pembuktian untuk sebuah pendapat yang mengatakan bahwa idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki oleh generasi muda adalah salah.

Bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bisa bermanfaat untuk orang lain, selalu akan ada dihati mereka.Dan Impian, Cinta dan Kehidupan adalah sesuatu yang sederhana yang ada dalam diri setiap manusia kalo mau meyakinin5 cmya.

Banyak pelajaran tentang perjalanan hidup, pejuangan dan keteguhan, harapan, impian serta cinta dan cita-cita, akan anda temui dalam buku ber-cover hitam karya Donny Dhirgantara ini. Selamat menikmati dan anda pasti akan menitikkan air mata anda karena keajaiban mimpi dan cinta.

Iklan

Sita Marital

In Curahan hati si sapi on Agustus 13, 2009 at 10:55 am

Apakah anda pernah mendengar tentang SITA MARITAL? Pada tulisan saya kali ini saya ingin membagi sedikit yang saya ketahui tentang sita marital.

Sita marital adalah sita jaminan atas harta bersama yang didapatkan selama masa perkawinan. Seseorang boleh mengajukan gugat sita marital terhadap pasangannya, jika pasangannya mempunyai kebiasaan buruk  yang dapat merugikan kedua belah pihak, seperti berjudi, mabuk-mabukan dan selingkuh. Gugat sita martial ini diatur dalam undang-undang perkawinan yang ada di Indonesia.

Gugat sita marital ini dilakukan selama masa proses perceraian. Dan untuk pembagian hartanya dilakukan setelah sidang perceraian dan putusan gugatan cerai didapat. Harta yang dibagi dalam sita marital ini adalah harta yang didapat oleh suami atau isteri selama masa perkawinan.

Dizaman sekarang calon pasangan suami isteri semakin kritis dalam memikirkan masa depan pernikahan mereka. Mereka tidak ingin apabila dikemudian hari timbul masalah dalam kehidupan rumah tangga mereka, mereka mendapat kesulitan dalam pembagian harta gono-gini. Maka, walaupun untuk pembagian harta bersama telah diatur dalam undang-undang perkawinan, calon pasangan suami isteri tetap mengadakan kesepakatan pra nikah. Kesepakatan ini menyatakan adanya pembagian harta masing-masing yang didapat selama masa pernikahan yang berarti bahwa harta suami tetap menjadi harta suami dan harta istri tetap menjadi harta si istri. Dengan kesepakatan ini apabila nanti dikemudian hari terjadi masalah dalam rumah tangga, maka penyelesaiannya akan lebih mudah, karena sudah ada pembagiannya.

Nah, mungkin ini bisa menjadi salah satu pertimbangan bagi para sahabat yang sedang dalam proses untuk memasuki jenjang pernikahan. Semoga para sahabat lebih kritis dalam mempertimbangkan segala kemungkinan yang bisa terjadi dalam kehidupan rumah tangga yang akan para sahabat jalani.

Good luck for your better future with your love…:D

Pasangan (Jadi) Jadian

In Isi lemari si sapi on Mei 26, 2009 at 7:18 am

Siapa sich yang tak ingin jalan-jalan ke Eropa? Menghabiskan waktu di tempat-tempat indah dan romantis, belanja-belanja, makan-makan, jalan-jalan. Pasti jadi impian setiap orang, begitu juga dengan Priyayi gadis cantik, energik dan cerdas, mempunyai keinginan atau mungkin obsesi untuk dapat menghabiskan waktunya dengan liburan panjang ke Eropa.

Priyayi gadis yang selalu jadi bahan pembicaraan temen-teman cowok dalam setiap obrolan mereka, adalah gadis dengan muka khas Indonesia yang eksotis didukung dengan bentuk tubuh yang aduhai, membuat para lelaki itu tak dapat melepaskan pandangan mereka setiap kali Priyayi berjalan melintas didepan mereka.

Memang bukan hal yang sulit sebenarnya buat Priyayi untuk dapat jalan-jalan ke Eropa, karena dia berasal dari keluarga yang mampu membiayainya liburan kemana saja yang dia mau bahkan untuk berliburan ke Eropa.

Tapi yang diinginkan Priyayi bukan sekedar jalan-jalan dan liburan, belanja, beli souvenir, tapi liburan sampai bosan dan tak ada lagi tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi dan entah hal itu akan memakan waktu berapa lama. Tentulah hal ini tidak masuk akal untuk kedua orang tuanya dan lebih tidak akan didukung oleh kakeknya.

Namanya impian bagaimanapun harus berusaha untuk diwujudkan. Maka untuk mewujudkannya Priyayi pun mulai mencari ide untuk mendapatkan lebih banyak uang.

Priyayi tinggal seorang diri dirumah yang ia beli dengan bantuan orang tuanya. Ia mulai berfikir kenapa tak memanfaatkan fasilitas yang sudah ada saja? Maka tercetuslah ide untuk menyewakan satu kamar yang ada dirumahnya. Maka Priyayi mulai mempromosikan hal itu kepada teman-teman dekatnya.

Tak pernah terlintas dalam benak Priyayi bahwa yang akan menyewa kamar dirumahnya adalah seorang laki-laki. Jagad namanya pria tampan pendiam yang baik dan perhatian. Dia adalah seorang guru mamatika disebuah sekolah menengah bertaraf nasionalplus. Selain jago matematika Jagad juga jago memasak. Terbukti dengan seringnya Jagad membuatkan sarapan untuk Priyayi selama tinggal ditempat Priyayi.

Awalnya Priyayi hanya berniat membantu Jagad yang sedang bingung mencari tempat untuk tinggal, sementara kamar kostnya sedang direnovasi. Jagad adalah teman baik Priyayi dan karena Jagad baru saja mendapat pekerjaan, maka tidak banyak uang yang dia miliki untuk mencari tempat kost yang baru. Maka Priyayi mengijikan Jagad untuk tinggal dengan hanya membayar separo harga sewa kost.

Meskipun mereka tinggal dalam satu rumah tapi mereka tetap mempunyai privasi masing-masing. Dan mereka tidak saling merugikan satu sama lain.

Setiap tindakan memang punya konsekuensinya masing-masing, begitu juga dengan yang dilakukan Priyayi. Dia harus berbohong pada kedua orang tuanya, kakek dan kekasihnya Jimmy. Priyayi tidak berani menceritakan bahawa ia menyewakan kamar kosong yang ada dirumahnya untuk mendapatkan tambahan biaya untuk liburannya ke Eropa pada orang tuanya. Dan ia bilang Jagad hanya akan tinggal beberapa waktu sementara kamar kostnya direnovasi pada Jimmy. Satu kebohongan yang telah dilakukan oleh Piyayi mau tak mau akan memunculkan kebohongan yang lain.

Banyak hal yang terjadi selama mereka tinggal dalam satu rumah. Susah, senang mereka seakan seperti benar-benar pasangan baru. Mereka saling mengingatkan satu sama lain. Jagad menjemput Priyayi saat Priyayi pergi kekantor tak membawa mobil dan menjaga Priyayi saat Priyayi sedang sakit. Begitu juga dengan Priyayi, dia tetap memberi semangat saat Jagad sedang mendapat masalah dengan Mila pacarnya.

Banyak kekacauan yang terjadi termasuk hubungan mereka dengan pasangan masing-masing. Iya saja pasangan mereka mencemburui mereka secara mereka tinggal dengan dengan pasangan orang lain.

Kebohongan yang mengakibatkan kehebohan baik untuk keluarga Priyayi maupun keluarga Jagad pun tidak dapat dielakkan. Pagi itu, hari minggu, Priyayi punya janji untuk menemani kakeknya bermain golf bersama dengan opanya, keluarga Priyayi sengaja menjemput Priyayi karena dia tidak menampakkan batang hidungnya dikediaman orang tuanya. Dan secara kebetulan pula keluarga Jagad juga datang untuk memberikan kejutan kue ulang tahun pada Jagad yang pada hari itu merayakan ulang tahun.

Alangkah terkejutnya mereka mendapati kedua anak mereka keluar secara bersamaan dari dalam satu kamar yang sama. Ternyata malam sebelumnya, seusai menghadiri pesta yang adakan oleh Kumala teman Priyayi mereka pulang dalam keadaan setengah sadar, dan mereka pun tertidur dalam kamar Priyayi. Entah siapa yang merayu siapa, dan siapa yang mendorong siapa sehingga terjadilah (disensor ya…!!).

Hal ini membuat kedua keluarga itu seakan tertimpa oleh langit-langit rumah Priyayi. Betapa malunya keluarga Jagad, mengetahui anak kebanggaannya melakukan hal tersebut. Dan betapa marahnya keluarga Priyayi mendapati putri kesayangannya melakukan perbuatan nista seperti itu. Dan lebih parahnya lagi hal itu menyebabkan kakek Priyayi menjadi syok dan masuk rumah sakit, lebih tragis untuk Priyayi karena setelah kejadian itu sang kakek tidak mau lagi menemui Priyayi.

Niat untuk membantu teman yang kesusahan malah membuat semuanya jadi berantakan, dan membuat mereka terikat satu sama lain dalam sebuah janji perkawinan yang suci.
Namun masalah tak selesai samapi disini karena setelah itu masalah makin banyak muncul.
Masalah apalagi yang akan muncul setelahnya dan bagaimana akhir dari pernikahan pasangan ini, dapat anda baca dan nikmati sendiri dalam buku dengan tebal 248 halaman yang berjudul Pasangan (Jadi) Jadian, buah karya novelis Indonesia Lusiwulan. Novel terbitan Gramedia Pustaka Utama ini dapat anda miliki dengan harga Rp. 35.000,00.

Selamat menikamti!!!!!!

Blakanis

In Isi lemari si sapi on Mei 26, 2009 at 7:13 am

BlakanisJudul Buku : Blakanis
Penulis : Arswendo Atmowiloto
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tanggal Terbit : Juni 2008
Ukuran : 13,5 x 20 cm
Tebal : 288 halaman
Harga : Rp. 36.000

Blakanis adalah salah satu hasil karya Arswendo Atmowiloto yang sebelumnya terkenal dengan buk-bukunya yang berjudul Senopati Pamungkas dan Horeluya. Dalam bukunya yang sekarang Arswendo mengangkat sebuah kisah kehidupan seorang laki-laki tua yang tidak percaya akan adanya Tuhan dan tidak percaya akan kekuatan doa, namun tetap menjalankannya dalam hidupnya sehari-sehari.

Ki Blaka, begitulah dia menyebut dirinya, seorang lelaki yang tidak mempunyai prestasi apapun yang dapat ia banggakan dalam hidupnya. Menjelang usianya yang sudah lanjut ini dia bertekad untuk menjalani kehidupan dengan kejujuran. Lelaki yang mempunyai nama asli Wakiman ini menjalani kehidupannya seorang diri setelah ia memutuskan untuk meninggalkan keluarganya.

Entah kenapa lelaki tua ini bisa jadi menyebut dirinya dengan sebutan Ki Blaka, mungkin karena Blaka itu berarti jujur, terbuka dan bicara apa adanya tanpa ditambah-tambahi ataupun dikurang-kurangi, yang sesuai dengan prinsip hidupnya sekarang.

Ki Blaka yang hidup disebuah kampung, dipinggiran kota Karawang ini menarik perhatian banyak warga yang tinggal disekitar kampung itu dengan cara hidupnya yang jujur, terbuka dan blak-blakan.

Ki Blaka yang entah dia tahu atau tidak mengenai perbedaan antara berdusta dan berbicara yang sebenarnya ini selalu mengatakan bahwa Musuh utama dari kejujuran adalah kepura-puraan, baik itu pura-pura jujur ataupun pura-pura hohong. Hal inilah mengundang banyak perhatian orang-orang untuk datang dan bertemu dengannya. Bak selebritis Ki Blaka menjadi salah satu buruan para jurnalis. Banyak orang yang setelah bertemu dengan beliau dan datang kedesa Blakan (sebuatan bagi desa/kampung tempat dimana Ki Blaka tinggal) mengikuti jejaknya untuk juga hidup dengan kejujuran dan apa adanya.

Semakin banyaknya berita mengenai Ki Blaka membuat seorang suster dari sebuah biarawati akhirnya datang ke kampung Blakan dan rela menjadi salah satu aktivis serta asisten Ki Blaka untuk mengurusi semua keperluan Ki Blaka. Tak hanya suster Emanuela yang biasa dipanggil dengan sebutan Emak tapi juga seorang laki-laki yang bernama Ali mantap seorang Intelegen, dan juga Sopi sopir dari Ai seorang perempuan yang tak hanya cantik, dengan tubuh yang putih, bersih dan tinggi juga kaya, namun juga pandai. Benar-benar tipe wanita idaman, tak heran kalo Ki Blaka juga mengaguminya. Ai adalah istri dari seorang pengusaha yang sukses dan kaya di kota itu. Ai rela meninggalkan segala fasilitas, kekayaan serta anaknya yang masih kecil untuk tinggal di kampung Blakan bersama dengan Ki Blaka dan Emak, Sopi serta Ali.

Ai mengawali langkahnya dengan bertelanjang dan mandi disungai. Hal ini menarik perhatian banyak orang yang ada disekitarnya dan menjadikannya sebagai ritual untuk mereka yang hendak menjadi Blakanis, sebutan bagi mereka para pengikut Ki Blaka yang menempatkan kejujuran sebagai ideologi kehidupan mereka.

Banyak sekali kisah yang terjadi, menyenagkan, mengharukan bahkan membahagiakan dalam kehidupan mereka. Banyak hal yang dapat membuat seseorang yang jahat sekalipun menjadi baik hanya dengan sebuah kejujuran.

Kejujran bukan hanya untuk kalangan tertentu tapi merupakan hak semua orang, karena dengan kejujuran kehidupan kita akan terasa ringan dan apa adanya. Kejujuran hal yang tidak mudah dilakukan memang karena menuntut keberanian, karena jujur bukan hanya kepada orang-orang tertentu saja tapi kepada semua orang, karena menurut Ki Blaka, Kejujuran (Blaka) bukanlah sebuah dosa dan kita menjalaninya. Banyak hal yang bisa kita dapat hanya dengan Jujur (Blaka)

Banyak orang yang tidak jujur menjadi menderita bahkan akan membuat orang-orang disekitarnya juga ikut menderita. Kejujuran adalah sesuatu yang menuntut konsekuensi bagi para pelakunya.

Sebuah buku yang tak hanya menanpilkan kehidupan sehari-hari para Blakanis, tapi juga memberikan banyak pendidikan moral bagi para pembacanya. Buku yang penuh kejuatan dalam setiap lembarnya, yang bahkan akan bisa menyunggingkan senyum bagi pembacanya dengan kisah-kisahnya.

Selamat menikmati kisah-kisah dan pengalaman para Blakanis yang mereka tuangkan dalam buku ini. Semoga banyak yang dapat kita ambil dari semua kisah yang ada dibuku ini. SELAMAT MEMBACA!!!